Profiling dari Bifidobacterium dan Clostridium coccoides pada Subjek Diabetes dan Non-Diabetes

ABSTRACT

Marlene Jane Hermanto1, Wika Silo2, Felicia Kartawidjajaputra2*, Susana2, Antonius Suwanto1

1Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta , Indonesia

2Nutrifood Research Center, Jakarta, Indonesia

*Corresponding author. Tel.: +62-21-4605780 ; fax: +62-21-46829506 |E-mail : nutrifood.research@nutrifood.co.id

 

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan peningkatan jumlah kasus yang sangat tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebanyak 382 juta penduduk diperkirakan menderita diabetes, tetapi sejumlah besar penderita diabetes tidak menyadari bahwa dirinya mengalami perkembangan menuju komplikasi dari penyakit ini. Beberapa studi terbaru menunjukkan terdapat hubungan mikrobiota usus dengan sindrom metabolik, termasuk obesitas dan diabetes. Perubahan profil mikrobiota telah terbukti memberikan kontribusi dalam menyebabkan sindrom metabolik. Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki asosiasi mikrobiota usus dengan penyakit diabetes melitus tipe 2 pada subjek manusia. Studi ini menganalisis 20 wanita dewasa dari berbagai kelompok umur dan indeks massa tubuh (IMT), dengan 10 subjek diantaranya merupakan penderita diabetes melitus tipe 2. Komposisi bakteri feses diukur menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) kuantitatif dengan primer kelompok spesifik terhadap sekuens gen penyandi 16S rRNA. Berdasarkan perbandingan komposisi bakteri, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada jumlah Bifidobacterium dan kelompok Clostridium coccoides antara kelompok diabetes dengan kelompok non-diabetes. Akan tetapi, setelah dianalisis berdasarkan IMT, terdapat korelasi negatif pada jumlah Bifidobacterium (r = – 0.583, P = 0.099) dan kelompok C. coccoides (r = – 0.317, P = 0.406) dengan IMT pada kelompok diabetes. Sementara pada kelompok non-diabetes, komposisi bakteri lebih tidak berkorelasi dengan IMT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IMT berasosiasi dengan perubahan komposisi mikrobiota usus manusia, terutama pada penderita diabetes melitus tipe 2.

 

Kata kunci: Bifidobacterium, Clostridium coccoides, obesitas, diabetes melitus tipe 2, PCR kuantitatif

Dipublikasikan di : The Gut, Its Microbes and Health – New Knowledge and Applications for Asia – ILSI, Singapore 2014 (Poster Presentation)